About

Pages

Senin, 07 November 2016

Cloud storage dan USB

                                                                  cloud storage


Pengertian dan Sejarah Dari Teknologi 
Cloud Storage



                  Cloud storage adalah sebuah teknologi penyimpanan data digital yang memanfaatkan adanya server virtual sebagai media penyimpanan. Tidak seperti media penyimpanan perangkat keras pada umumnya seperti CD atau hardisk, teknologi Cloud Storage tidak membutuhkan perangkat tambahan apapun. Yang anda perlukan untuk mengakses file digital anda hanyalah perangkat komputer atau gadget yang telah dilengkapi layanan internet




Keunggulan Dari Teknologi Cloud Storage
Dengan mengadopsi penggunaan internet sebagai media simpannya, teknologi Cloud Storage nyatanya mempunyai banyak sekali keunggulan jika dibandingkan dengan media penyimpanan perangkat keras seperti CD, hard disk, portable disk atau bentuk yang lain. Secara umum ada 3 keunggulan teknologi Cloud Storage.


#1. Yang pertama adalah mengenai sisi Skalabilitas, maksudnya adalah penggunaan Cloud Storage dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari pengguna itu sendiri. Dengan penambahan perangkat keras, sebuah penyedia layanan Cloud Storage bisa meningkatkan daya tampung datanya. Dan bagi para pengguna tentunya menjadi pilihan yang lebih baik dan efektif dengan menyesuaikan kapasitas Cloud Storage yang diperlukan.


#2. Yang kedua adalah dalam hal aksesibiltas, maksudnya adalah kemudahan ketika anda ingin menggunakan layanan tersebut. Dengan adanya teknologi Cloud Storage, anda bisa dengan mudah mengunduh, membuka atau melakukan editing terhadap data yang telah tersimpan kapanpun dan dimanapun selama perangkat anda masih terkoneksi internet. Hal ini menjadi opsi yang sangat penting bagi para pengguna layanan Cloud Storage terutama bagi perusahaan yang membutuhkan bisa mengakses data yang diperlukan dengan lebih mudah dan cepat.


#3. Keuntungan yang ketiga dari teknologi Cloud Storage adalah masalah keamanan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang paling penting karena para pengguna tentunya mengharapkan data yang tersimpan di Cloud Storage dapat terjaga keamanannya. Tidak hanya itu dengan menyimpan data digitalnya pada Cloud Storage akan mengurangi resiko kehilangan data jika terjadi masalah pada perangkat elektronik kita. Kejadian hilangnya data akibat kerusakan perangkat seperti komputer, laptop atau gadget lain pun bisa teratasi dengan adanya teknologi penyimpanan tersebut.


Jenis-jenis Cloud storage :

Personal Cloud Storage
Atau dikenal sebagai mobile cloud storage, merupakan bagian dari public cloud storage yang digunakan untuk menyimpan data perorangan pada cloud dan menyediakan akses data tersebut dimanapun berada. Terdapat juga layanan sinkronisasi data dan sharing ke berbagai devices. Contohnya adalah Apple iCloud.


Public Cloud Storage
Yaitu dimana perusahaan menyewa penyedia layanan storage untuk menyediakan cloud storage dan mengatur keseluruhan data perusahaan pada cloud. Model public cloud storage ini cocok untuk jenis data yang tidak terstruktur. Contoh penyedia layanan public cloud storage adalah Simple Storage Service (S3) dari Amazon.


Private Cloud Storage
Suatu bentuk cloud storage dimana perusahaan dan penyedia layanan cloud berintegrasi dalam pusat data perusahaan. Penyedia layanan cloud membentuk suatu infrastruktur dalam pusat data perusahaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keamanan dan kecepatan akses data, ditambah semua kelebihan cloud storage. 


Hybrid Cloud Storage
Hybrid cloud storage adalah kombinasi dari public dan private cloud storage dimana data-data penting disimpan dalam private cloud perusahaan dan data-data lain dan arsip data disimpan serta diakses melalui public cloud storage pada penyedia layanan cloud.


Kelebihan dan Kelemahan Cloud Sorage :
Kelebihan menggunakan cloud storage antara lain kemudahan dalam melakukan akses pada data, tersedianya data cadangan dan pengarsipan, ditambah lagi dengan biaya yang lebih murah dibandingkan jika harus membeli perangkat keras khusus untuk penyimpanan data. 


Namun salah satu yang harus dipertimbangkan jika menyimpan data di cloud adalah sisi keamanan data tersebut. Selain itu tentu saja karena sifatnya yang remote dan memerlukan koneksi internet untuk mengakses data,  maka pemakai sangat tergantung pada bandwidth yang tersedia. Kegiatan sharing data dapat terganggu  jika koneksi internet sangat lambat atau sedang tidak stabil.



Pengertian USB


        USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus. USB merupakan suatu teknologi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scanner, printer, mouse, papan ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau perangkat lainnya ke komputer kita. USB sangat mendukung transfer data sebesar 12 Mbps ( juta bit per detik). Komputer (PC) saat ini, umumnya sudah memiliki port USB. Biasanya disediakan minimal 2 port. Jika dibandingkan dengan paralel port dan serial port, penggunaan port USB lebih mudah dalam penggunaannya.

Beberapa keistimewaan USB 


1.    Komputer bisa diposisikan menjadi sebuah host
2.    Lebih dari 127 perangkat dapat tersambung ke komputer secara langsung maupun menggunakan hub USB
3.    Kabel USB yang digunakan secara langsung bisa mencapai 5 meter. Sedangkan jika menggunakan perangkat hub bisa mencapai 30 meter.
4.    Perangkat USB bersifat ‘hot swappable’ artinya perangkat keras yang sudah menggunakan port USB bersifat plug and play




Kabel USB
Jika dibuka, kabel USB akan terlihat ada 4 warna, yaitu merah, coklat, kuning dan biru. Kabel berwarna merah dan coklat berfungsi sebagai power / untuk arus listrik. Kabel berwarna kuning dan biru berfungsi untuk membawa / mentransfer data.


Cara Menghubungkan USB Flash disk dengan Komputer
Flash disk merupakan salah satu perangkat yang menggunakan USB port untuk menghubungkannya dengan komputer. Flash disk berfungsi sebagai media penyimpanan data. Cara menghubungkan Flash disk ke komputer sangat mudah. Masukkan flash disk tersebut ke port USB yang telah tersedia. Jika komputer kita menggunakan Windows XP maka secara otomatis Flash disk tersebut akan dikenali. Sedangkan jika kita menggunakan windows 98 atau windows 9x maka biasanya driver Flash tersebut harus terlebih dahulu di install. Setelah Flash disk dikenali kita sudah bisa memulai menyalin data dari / flash disk ke hardisk kita.

Daftar Istilah
1.    Port = tempat untuk memasukkan kabel / peripheral lainnya ke komputer kita.
2.    Peripheral = perangkat / perlengkapan
3.    Hub = Alat untuk menghubungkan dan memperkuat sinyal satu komputer dengan komputer lainnya melalui media kabel
4.    Plug and play = bisa langsung dikenali dan digunakan oleh komputer
5.    Flash disk = media penyimpanan data yang menggunakan teknologi USB. Biasanya besar minimal penyimpanan datanya adalah 128 Mb.


  jenis-jenis dan  perbedaan USB 1.0,USB 2.0, USB 3.0


     Beberapa macam tipe Port USB :


 

     a) USB 1.0


                   

USB 1.0: dirilis January 1996.
spesifikasi data rata-rata 1.5 Mbit/s (Low-Bandwidth) dan 12 Mbit/s (Full-Bandwidth). belum bisa diperpanjang atau dihubungkan ke HUB Usb
USB 1.1: dirilis September 1998.
memperbaiki kekurangan UBS 1.0  ayitu dapat diperpanjang dan dapat digunakan pada HUB usb.

b) USB 2.0
 


THE HI-SPEED USB LOGO

USB 2.0: dirilis April 2000, menambahkan bandwitdh hingga 480 Mbit/s [60 MB/s] (disebut “Hi-Speed”). hasil modifikasi dari Engineering Change Notices (ECN). beberapa kemampuan yng ditambahkan ECN dpat dilihat di USB.org: Battery Charging Specification 1.1 (memungkinkan charge perankat ke usb misal kamera digital/ handphone), Micro-USB Cables and Connectors Specification 1.01 (telah support dengan port us ukuran mikro seperti pada kameradigital/ handphone), Link Power Management Addendum ECN (memungkinkan USB dalam kondisi Slepp saat tidak digunakan)




     c) USB 3.0
          

             

disebut dengan superspeed bus, terdiri dari 4 kriteria kecepatan transfer data yaitu :
1. 5.0 Gbit/s.
2. 4 Gbit/s,
3. 3.2 Gbit/s
4. 0.4 Gbyte/s or 400 MByte/s)
namun pada kenyataannya berbeda, karena ini hayalah konsep awal, speed boleh kencang tapi hardware harus mendukung



  


      Si USB 3.0 ini bisanya berwarna biru teman
      perangkat Super­Speed, seperti hard disk dari Buffalo dan Western Digital, tetapi kecepatan transfernya hanya 100 MB/detik. SSD jauh lebih cepat dengan 250 MB/detik. SSD pertama dengan USB 3.0 dan kecepatan di atas 300 MB/detik telah diumumkan dan rencananya akan dipasarkan pada kuartal ketiga tahun ini.
Kelebihan USB 3.0 :
1. tidak diperlukannya pasokan daya tambahan untuk penggunaan hard disk eksternal.
2. suplai daya untuk perangkat USB 2.0 maksimal 500 mA, sementara untuk perangkat 3.0 mencapai 900mA.
3. Hal yang baru di USB 3.0, host-controller akan terhubung ke perangkat yang tepat ketika akan menuliskan data pada USB flashdisk. Sementara itu, USB 2.0 mengirim data ke semua perangkat de­ngan cara polling – tak soal apakah perangkat tersebut tepat atau tidak.


Sebuah kelemahan umum USB 3.0,
yaitu tidak (belum) ada dukungan sistem operasi. Sementara ini, Anda harus meng­install driver tambahan dari vendor tersebut. Namun, Microsoft melakukan perbaik­an: Dengan SP1 , Windows 7 akan mendukung USB 3.0.
USB 3.0 telah mensupport kesemua kemampuan yang ditawarkan oleh UBS 1.0 dan USB 2.0, namun dengan kecepatan yang super, namun dengan kecepatan yang super ini sayangnya bru sedikit perangkat yang telah mensupport, karena selain perngkat yang telah USB 3.0, Host controller atau PC juga harus dilengkapi USB 3.0 pula.

referensi


                           
 






0 komentar:

Posting Komentar

coment